Money Manners dalam Pertemanan
Terkadang kita suka seolah menggampangkan kalau sama teman. Sewaktu istirahat lalu pergi makan siang bareng, teman kita yang nalangi dulu billingnya, kemudian kita suka lupa menggantinya. Saat teman bepergian, dengan entengnya kita minta oleh-oleh. Dan masih banyak lagi hal-hal lain yang endingnya terkait uang yang juga kita anggap bukan masalah besar karena menurut kita teman adalah malaikat yang anytime selalu ada dan siap membantu kita.
Please segera ubah mindset ini karena teman kita pastinya juga punya kebutuhan. Mereka juga bersusah payah bekerja dan penghasilannya sudah mereka anggarkan untuk kelangsungan hidupnya.
Jangan sampai kita membebani mereka karena hal ini perlahan akan menjadi penyakit dan membuat hubungan pertemanan kita menjadi renggang.
Jangan pula mudah tersulut iri dengki atau merasa gerah jika teman kita memperoleh pencapaian tertentu, semisal dapat membeli mobil baru, mudah sekali shopping barang-barang branded ataupun bisa travelling keliling dunia. Jangan mengukur sepatu kita dengan ukuran kaki orang lain, karena belum tentu pas. Begitu juga dengan kemampuan finansial kita yang pastinya berbeda dengan kemampuan orang lain.
Berikut beberapa hal terkait money manners dalam pertemanan:
1. Split billing:Jika sedang meet up dengan teman di sebuah restoran atau tempat lain, sampaikan sedari awal untuk membagi tagihan makanan atau minuman yang diorder masing-masing. Jika ada yang menalangi, segera bayar supaya tidak kelupaan.
2. Bayar tepat waktu:
- Jika ada pinjaman kepada teman, jangan lupa untuk membayarnya sesuai dengan jatuh tempo yang disepakati. Hindari wanprestasi karena barangkali uang yang dia pinjamkan merupakan dana yang dia cadangkan untuk kebutuhan lain. Ingat, utang ya mesti dibayar.
- Jika membeli barang dagangan teman, segera bayar, jangan dibiasakan meminta diskonan, minta kreditan apalagi minta gratisan dengan dalih pertemanan. Karena teman sejati mestinya memberi dukungan untuk kemajuan usaha teman.
3. Jangan suka minta-minta:
Hindari kalimat seperti " Bro, traktir dong! ". "Jangan lupa oleh-olehnya ya! ". " Lo yang bayarin ya! ". " Boleh minta nggak?! ". " Buat aku gratis ya! ", dan lain-lain.
Cobalah berempati kepada teman, karena belum tentu teman kita memiliki budget lebih untuk mengakomodir request tersebut. Jangan sampai membuat teman menjadi terbebani.
4. Just be yourself:
Jangan merasa terintimidasi jika teman memiliki sesuatu yang belum kita miliki. Jangan merasa gengsi hingga larut dalam gaya hidup yang mana sumber daya kita belum mampu untuk memenuhi. Karena berapapun yang kita miliki akan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun tidak akan cukup untuk mengikuti gaya hidup. So, jadilah diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar