Postingan

Money Manners dalam Pertemanan

Gambar
Terkadang kita suka seolah menggampangkan kalau sama teman. Sewaktu istirahat lalu pergi makan siang bareng, teman kita yang nalangi dulu billingnya, kemudian kita suka lupa menggantinya. Saat teman bepergian, dengan entengnya kita minta oleh-oleh. Dan masih banyak lagi hal-hal lain yang endingnya terkait uang yang juga kita anggap bukan masalah besar karena menurut kita teman adalah malaikat yang anytime selalu ada dan siap membantu kita. Please segera ubah mindset ini karena teman kita pastinya juga punya kebutuhan. Mereka juga bersusah payah bekerja dan penghasilannya sudah mereka anggarkan untuk kelangsungan hidupnya. Jangan sampai kita membebani mereka karena hal ini perlahan akan menjadi penyakit dan membuat hubungan pertemanan kita menjadi renggang.  Jangan pula mudah tersulut iri dengki atau merasa gerah jika teman kita memperoleh pencapaian tertentu, semisal dapat membeli mobil baru, mudah sekali shopping barang-barang branded ataupun bisa travelling keliling dunia. Jangan...

Beli mobil ataukah rumah dulu ya??

Gambar
Memang benar-benar menyenangkan andai dana yang kita miliki bisa untuk membeli mobil dan rumah secara sekaligus.  Tetapi apa daya, sebagian dari kita menganggap hal ini hanya sebatas angan saja, kecuali memang kita memiliki kelonggaran rejeki yang istimewa. So, manakah yang akan kita prioritaskan? Mengingat kedua aset ini memiliki harga yang tinggi. Membeli Mobil Mendahulukan membeli mobil dapat menjadi pilihan sebagian orang yang memang membutuhkan kendaraan pribadi untuk mempermudah mobilitas semisal menjangkau kantor ataupun untuk kegiatan produktif lainnya. Membeli mobil supaya bisa dimanfaatkan untuk menambah income, seperti akan disewakan, untuk usaha sebagai driver online, juga bisa dijadikan alasan jika ingin membelinya terlebih dahulu daripada membeli rumah. Atau bisa juga membeli mobil dulu karena adanya dampak kenaikan status sosial. Kasta sosial seseorang pasti naik khan dengan memiliki sebuah mobil. Nah, apapun latar belakang tersebut, tidak ada yang salah dan pastinya...

Mengelola keuangan yang baik, dimulai dari mana ya?

Gambar
Sering sekali saya mendapatkan pertanyaan seperti ini. Yup, berikut 6 langkah yang bisa kita lakukan: 1. Tetapkan tujuan keuangan, sebagai misal ingin membeli rumah senilai Rp.xx di daerah xx pada tahun xx, supaya lebih jelas apa yang ingin kita capai sehingga kita bisa segera membuat rencana untuk merealisasikan. 2. Kenali dan pahami cashflow Kita harus tahu secara detail berapa penghasilan dan pengeluaran rutin kita. Untuk memudahkan pelacakan, buatlah catatan.  3. Evaluasi pengeluaran Dengan memiliki catatan, juga akan memudahkan kita melakukan evaluasi, mana pengeluaran yang benar-benar untuk kebutuhan dan mana pengeluaran yang hanya menuruti keinginan. Pengeluaran untuk kebutuhanpun, juga perlu untuk disortir lagi sesuai dengan yang paling prioritas. 4. Buat anggaran dan taati Setelah mendapatkan daftar pengeluaran sesuai dengan kebutuhan prioritas, saatnya menentukan anggaran. Bagilah anggaran tersebut dalam pos: Giving (2,5%-10%), Saving dan Investing (minimal 10%), Sp...

Kapan Boleh Berutang ???

Gambar
Seperti telah kita ketahui bahwa utang merupakan salah satu penyebab penyakit keuangan dalam rumah tangga. Berutang tanpa mengukur kemampuan bayar akan mencelakakan keharmonisan rumah tangga. Sehingga memberikan batasan berutang hukumnya adalah wajib, jangan sampai kita terlena oleh aji mumpung: mumpung banyak yang menawari utang, mumpung saat ini ambil utang sangat mudah karena bertebarannya pinjaman online, mumpung limit kartu kredit melimpah, mumpung beli apa-apa bisa bayarnya dengan berapa kali cicilan, dan lain sebagainya. Jika ingin atau terpaksa berutang, batasi besarnya angsuran maksimal 30% dari penghasilan bulanan supaya hidup tetap ayem karena dana untuk keperluan pos kebutuhannya lain tetap terpenuhi dengan baik. Lalu kira-kira kapan kita boleh berutang? 1. Berutanglah jika utang itu digunakan untuk keperluan yang produktif. Misalnya untuk berbisnis. Pertimbangannya yaitu kita dapat berharap penghasilan dari berbisnis. Karena penghasilan dari berbisnis suatu ketika akan ter...

Impian Memiliki Rumah Pertama

Gambar
Sudah menjadi "wish list" keluarga di Indonesia bahwa memiliki rumah merupakan impian yang ingin sekali diwujudkan. Terlebih bagi para laki-laki yang tepatnya kita sebut sebagai para calon suami ataupun suami, dapat membeli rumah untuk keluarganya akan memberikan "sense of pride". Then they will say: " I make the house, you make the home", kepada pasangan tercintanya. Hmm...romantis bukan?! Nah, sebenarnya sulit tidak ya mewujudkan impian ini? Pastinya tidak akan ada perjuangan yang berbuah manis tanpa adanya pengorbanan, kecuali memang kita terlahir sebagai anak sultan yang mana semua tersedia tanpa kucuran keringat dan air mata. Tapi...kita jangan patah semangat, enjoy the process karena suatu ketika financial journey ini akan menjadi memory tersendiri untuk keluarga kita dan tentunya bisa kita share ke anak-anak supaya mereka juga belajar berempati kepada orang tuanya. Berikut langkah untuk mewujudkan impian memiliki rumah pertama ala saya: 1. B...

Sandwich Generation

Gambar
Beberapa hari yang lalu saat menjadi pemateri  dengan topik pengelolaan keuangan dalam sebuah webinar, saya dibuat takjub. Diantara 180 orang lebih peserta seminar, sekitar 50% nya adalah anak muda, ada yang masih kuliah dan ada yang masih unyu-unyu berpenghasilan karena belum lama bekerja. Takjub saya yaitu karena diantara mereka ini, ada yang masih kuliah tapi sudah nyambi bekerja dan dia sudah menanggung perekonomian keluarganya (menjatah bulanan orang tua dan membayar sekolah adiknya). Selain itu, yang unyu-unyu berpenghasilan karena belum lama bekerja tadi, mereka juga sudah memiliki tanggungan serupa. Sesi curhatan mereka dalam kolom chat itu membuat saya bangga bin mengernyitkan dahi. Betapa mereka ini merupakan anak muda yang extraordinary, yang tentunya dipilih Tuhan untuk memiliki "kekuatan" lebih dibandingkan anak muda lainnya, yang biasanya mereka masih happy-happy dengan pencapaian penghasilan di masa single-nya. Akhirnya saya juga menduga, bahwa mereka antus...

YOLO: You Only Live Once

Gambar
You Only Live Once, alias kita hanya hidup satu kali. Sudah seharusnya ungkapan ini kita jadikan motivasi agar membuat hidup kita lebih bermakna, jangan diisi dengan hal-hal yang tidak bermanfaat. YOLO juga mengingatkan kita agar selalu punya tujuan hidup. Setelah tahu apa tujuan hidup kita, persiapkan rencana demi memenuhi tujuan hidup tersebut. Mulailah dari hal-hal yang kecil. Jika belum menemukan apa tujuan dalam hidup ini, luangkan beberapa waktu untuk berbicara dengan diri sendiri, lakukan kontemplasi. Renungkan arti hidup ini dan ingatlah orang-orang spesial dalam hidup kita 💛 -- YOLO! You Only Live Once Yuk nikmati hidup dan tetap bijak dalam menggunakan uang: YOLO, istilah ini sudah sangat familiar kita dengar dan lihat. Wait, jangan sampai kita terjebak dengan moto tersebut. Mentang-mentang kita hidup hanya satu kali, lantas kita bertindak semaunya tanpa batas, tanpa planning dengan dalih " Hidup cuma 1x, Bro. Nikmati dong, jangan kayak orang susah " A...