Mengelola Keuangan Usaha (sampingan)

Mengelola Keuangan Usaha (sampingan)



Jika kita adalah para pebisnis yang baru memulai usaha, mungkin memisahkan uang pribadi dan uang usaha akan terasa sulit dilakukan. Meskipun usaha yang kita geluti tersebut termasuk dalam skala kecil atau usaha sampingan, tidak ada salahnya jika kita belajar mengatur keuangan tersebut dengan baik.

Nah, jika yang menjadi masalah adalah bila antara uang pribadi dengan uang usaha tercampur, bagaimana cara kita dapat mengetahui bahwa usaha kita menguntungkan maupun maju, jalan di tempat atau bahkan merugi?


Mengapa memisahkan uang pribadi dan uang usaha sangat penting?

Sebab memisahkan uang pribadi dan uang usaha akan memudahkan kita dalam memantau pengeluaran serta pemasukan usaha secara jelas.
Masih ada beberapa manfaat lainnya yang bisa dirasakan jika kita disiplin dalam menggunakan uang usaha dan uang pribadi secara terpisah, yaitu:
• Pembukuan keuangan menjadi lebih terarah karena kita telah memilah mana pendapatan dan pengeluaran pribadi ataupun rumah tangga dan mana pendapatan dan pengeluaran untuk usaha.
• Uang untuk modal usaha akan terlindungi karena terdapat catatan transaksi dengan jelas dan kemungkinan "terseret" untuk kebutuhan pribadi ataupun rumah tangga akan dapat diminimalkan.
• Kita dapat mengetahui apakah usaha yang kita jalankan sudah menguntungkan atau belum, sehingga lebih mudah untuk mengambil keputusan yang menyangkut usaha.

Jika kita sudah mengetahui pentingnya dan manfaat memisahkan uang pribadi dan uang usaha, maka tindakan yang selanjutnya dapat kita lakukan adalah:

✔ Membuat Rekening yang Berbeda
Yaitu miliki dua rekening yang berbeda untuk memisahkan uang pribadi dan usaha.
Maksud dari membuat rekening yang berbeda adalah menempatkan uang pribadi kita di rekening tabungan yang terpisah dengan rekening untuk usaha. Namun, pemisahan rekening ini tidak harus di bank yang berbeda. Kita bisa membukanya di rekening dari bank yang sama supaya kita tidak perlu repot berlarian dari bank satu ke bank lainnya.

Sehingga kita bisa benar-benar dapat melihat arus kas uang usaha maupun kondisi keuangan pribadi atau keluarga kita. Tujuannya supaya kita dapat mengetahui dengan pasti apakah usaha kita telah untung atau sebaliknya.

Setelah memisahkan uang pribadi dan uang usaha di rekening yang berbeda, maka kita tinggal mengelola usaha dengan baik, sehingga kita bisa mengembangkan usaha secara maksimal dan insyaAllah memperoleh untung seperti yang kita harapkan.

Bagaimana caranya?
Buatlah perhitungan anggaran pengeluaran rutin untuk keperluan usaha. Perkirakan pemasukan yang sudah rutin diperoleh, setelah itu kita juga harus belajar disiplin melakukan pengarsipan nota, baik nota penjualan maupun pengeluaran.

Lakukan evaluasi keuangan minimal setiap bulan (idealnya setiap minggu) untuk mengetahui pergerakan modal usaha dan keuntungan yang dapat kita peroleh. Catat dengan baik dan rapi semua hal yang berkaitan dengan usaha kita.


Langkah selanjutnya yaitu kita juga harus rutin melakukan analisa keuangan secara berkala. Ini bisa dilakukan setiap 3 bulan sekali. Jangan lupa memperhatikan kondisi keuangan usaha kita dengan mencermati apakah terdapat pos-pos pengeluaran yang melampaui anggaran. Jika ada, segera lakukan review, kira-kira apa penyebab pembengkakan tersebut. Apakah masih dalam alasan yang wajar ataukah sebaliknya. Sebagai misal terjadinya kenaikan pengeluaran biaya listrik. Jika kenaikan tersebut diiringi dengan kenaikan jumlah hasil produksi, itu berarti pengeluaran masih bisa ditoleransi, namun bukan berarti lantas kita diam tanpa mencoba mencari solusi untuk menekan jumlah kenaikan tersebut. Sebaiknya kita tetap mencari strategi bagaimana meminimalkannya.

Kita harus rajin melakukan analisa keuangan usaha kita karena keberlangsungan suatu usaha membutuhkan pengelolaan yang baik, terlebih lagi untuk urusan uang. Jika tidak, maka bukan hal yang mustahil bila keuangan menjadi berantakan karena tidak ada pencatatan dan perhitungan yang tepat. Untuk itu, hitung dan catat dengan baik keuangan usaha kita dan pastinya kelak kita akan petik hasil jerih payah yang telah kita lakukan ini.

"Patience is bitter but its fruit is sweet"

*gambar ilustrasi dari google

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Money Manners dalam Pertemanan

Saya Selektif: Investasi Dengan Dana Minim

Investasi Untuk Generasi Milenial