Membentuk Habit Anak: Jam Tidur Malam
Membentuk Habit Anak:
Jam Tidur Malam
Beberapa hari yang lalu merupakan untuk kesekian kalinya saya mendengar keluhan beberapa teman saya mengenai pola jam tidur anaknya yang rata-rata diatas pukul 21.00.
Cukup menggelitik dan akhirnya saya mencoba merecall kembali bagaimana saya membiasakan anak-anak saya untuk tidur malam maksimal dijam 21.00.
And finally... kita akan membahas mengenai HABIT
__
Membentuk Habit bermula dari kenyataan bahwa manusia adalah mahluk yang terbentuk oleh kebiasaan dan pembiasaan.Hal-hal yang kita kerjakan akan berulang-ulang, yang pastinya akan meninggalkan kesan substansi pada otak kita dan kesan ini lama kelamaan akan makin dalam terpatri, sehingga membuat kita makin mudah melakukan sesuatu yang kita ulang-ulang tersebut diwaktu berikutnya.
Beruntunglah saya pada saat saya hamil, saya mendapatkan bacaan yang sangat bermanfaat mengenai bagaimana mengenalkan waktu siang dan malam untuk bayi. Seingat saya, saya membaca artikel itu di tabloid untuk mom & kids.
Artikel itu menyampaikan bahwa bayi harus kita ajarkan bahwa siang adalah waktu untuk beraktivitas dan malam adalah waktu untuk beristirahat.
Memang memerlukan perjuangan yang tidak mudah untuk proses pembelajaran ini mengingat jam kebutuhan tidur bayi yang lebih panjang.
Orang dewasa membutuhkan 7-8 jam sehari untuk tidur. Sedangkan bayi membutuhkan jam tidur yang lebih lama.Durasi tidur ini lama-kelamaan akan berkurang seiring pertambahan usianya.
USIA BAYI Waktu Tidur
0-3 bulan 15-17 jam
4 – 5 bulan 14 -15 jam
6 – 8 bulan 13 – 14 jam
9 – 12 bulan 13 jam
(Ayahbunda.co.id)
Nah, disinilah tantangan kita sebagai ibu untuk bisa mengatur pola tidur anak kita semenjak bayi karena jangan sampai pengaturan yang kurang tepat akan mengganggu durasi tidurnya.
Mengapa?
Hal ini dikarenakan saat tidur organ tubuh bekerja untuk memperbarui sel-sel tubuh yang rusak akibat pengaruh lingkungan sekitar. Sedangkan tubuh bayi akan tumbuh dan berkembang ketika ia sedang tidur, sementara otak bayi memerlukan waktu untuk memproses semua hal yang mereka capture sepanjang hari itu. Sehingga daya konsentrasi mereka akan berkembang dengan baik sejak usia dini.
__
Untuk mengajarkan bahwa siang adalah waktu untuk beraktivitas, maka setelah mandi pagi, bayi akan saya ajak berjemur sekitar 10-15 menit.Setelah itu saya beri ASI hingga tertidur. Ketika bayi bangun saya akan ajak bermain, berkomunikasi dan bercanda hingga memberikan ASI kembali dan dia tertidur lagi.
Nah, detik-detik yang perlu diwaspadai adalah setelah mandi sore.
Setelah mandi sore, bayi akan saya susui kembali dan dapat dipastikan akan tertidur.
Durasi tidur setelah mandi sore inilah yang saya batasi. Saya akan beri maksimal 1 jam.
Mengapa?
Karena jika sampai berlanjut hingga menjelang maghrib, kemungkinan besar bayi akan tidur malam di waktu cukup malam akan terjadi. Dan jika kebiasaan ini dilakukan repetisi hingga berlarut-larut, maka risikonya anak kita akan gemar tidur di jam yang tidak sesuai akan terus berlanjut alias menjadi Habit.
__
Disinilah tugas kita sebagai ibu untuk melatih bayi baru lahir untuk mengatur waktu tidurnya dengan tepat sehingga mereka memiliki siklus jam tidur yang sama dengan kita.
Sebelum mengajak bayi tidur malam pastikan juga suhu ruangan tidur pas, tidak panas dan juga tidak terlalu dingin. Berikan sentuhan lembut dengan penuh kasih sayang karena bayi yang mendapatkan banyak sentuhan lembut dapat membantunya tidur lebih pulas dan nyaman.
Sebelum tidur, kita harus pastikan bayi telah mendapatkan ASI cukup terlebih dahulu sehingga bayi merasa kenyang.
Pastikan pakaian bayi ataupun popok dalam keadaan bersih serta kering.
Agar lebih nyaman, tak ada salahnya untuk memasang lampu redup. Hindari suara bising di area kamar tidur. Untuk lebih gampangnya saya memang membatasi aktivitas menonton televisi kepada keluarga saya hingga pukul 21.00 setiap harinya.
__
Kebiasaan itu akhirnya menjadi habit anak-anak saya hingga sekarang. Setiap harinya mereka selalu tidur malam maksimal pada jam 21.
Yup tidak dapat dipungkiri setiap hari, setiap jam kita sebagai orangtua sedang membentuk kebiasaan-kebiasaan dalam diri anak-anak kita, entah secara pasif ataupun aktif, yang nantinya akan menentukan seperti apa karakter dan perilaku mereka. Membentuk kebiasaan anak secara pasif kita lakukan lewat teladan kehidupan kita sehari-hari, sementara membentuk secara aktif kita kerjakan lewat disiplin.
Sehingga dapat disimpulkan disini bahwa membentuk sebuah Habit memerlukan waktu yang tidak singkat alias tidak bisa "Suddenly" . So...jangan pernah patah semangat ya Mom 💪
" Habits are formed by the repetition of particular acts."
* ilustrasi gambar dari google
Jam Tidur Malam
Beberapa hari yang lalu merupakan untuk kesekian kalinya saya mendengar keluhan beberapa teman saya mengenai pola jam tidur anaknya yang rata-rata diatas pukul 21.00.
Cukup menggelitik dan akhirnya saya mencoba merecall kembali bagaimana saya membiasakan anak-anak saya untuk tidur malam maksimal dijam 21.00.
And finally... kita akan membahas mengenai HABIT
__
Membentuk Habit bermula dari kenyataan bahwa manusia adalah mahluk yang terbentuk oleh kebiasaan dan pembiasaan.Hal-hal yang kita kerjakan akan berulang-ulang, yang pastinya akan meninggalkan kesan substansi pada otak kita dan kesan ini lama kelamaan akan makin dalam terpatri, sehingga membuat kita makin mudah melakukan sesuatu yang kita ulang-ulang tersebut diwaktu berikutnya.
Beruntunglah saya pada saat saya hamil, saya mendapatkan bacaan yang sangat bermanfaat mengenai bagaimana mengenalkan waktu siang dan malam untuk bayi. Seingat saya, saya membaca artikel itu di tabloid untuk mom & kids.
Artikel itu menyampaikan bahwa bayi harus kita ajarkan bahwa siang adalah waktu untuk beraktivitas dan malam adalah waktu untuk beristirahat.
Memang memerlukan perjuangan yang tidak mudah untuk proses pembelajaran ini mengingat jam kebutuhan tidur bayi yang lebih panjang.
Orang dewasa membutuhkan 7-8 jam sehari untuk tidur. Sedangkan bayi membutuhkan jam tidur yang lebih lama.Durasi tidur ini lama-kelamaan akan berkurang seiring pertambahan usianya.
USIA BAYI Waktu Tidur
0-3 bulan 15-17 jam
4 – 5 bulan 14 -15 jam
6 – 8 bulan 13 – 14 jam
9 – 12 bulan 13 jam
(Ayahbunda.co.id)
Nah, disinilah tantangan kita sebagai ibu untuk bisa mengatur pola tidur anak kita semenjak bayi karena jangan sampai pengaturan yang kurang tepat akan mengganggu durasi tidurnya.
Mengapa?
Hal ini dikarenakan saat tidur organ tubuh bekerja untuk memperbarui sel-sel tubuh yang rusak akibat pengaruh lingkungan sekitar. Sedangkan tubuh bayi akan tumbuh dan berkembang ketika ia sedang tidur, sementara otak bayi memerlukan waktu untuk memproses semua hal yang mereka capture sepanjang hari itu. Sehingga daya konsentrasi mereka akan berkembang dengan baik sejak usia dini.
__
Untuk mengajarkan bahwa siang adalah waktu untuk beraktivitas, maka setelah mandi pagi, bayi akan saya ajak berjemur sekitar 10-15 menit.Setelah itu saya beri ASI hingga tertidur. Ketika bayi bangun saya akan ajak bermain, berkomunikasi dan bercanda hingga memberikan ASI kembali dan dia tertidur lagi.
Nah, detik-detik yang perlu diwaspadai adalah setelah mandi sore.
Setelah mandi sore, bayi akan saya susui kembali dan dapat dipastikan akan tertidur.
Durasi tidur setelah mandi sore inilah yang saya batasi. Saya akan beri maksimal 1 jam.
Mengapa?
Karena jika sampai berlanjut hingga menjelang maghrib, kemungkinan besar bayi akan tidur malam di waktu cukup malam akan terjadi. Dan jika kebiasaan ini dilakukan repetisi hingga berlarut-larut, maka risikonya anak kita akan gemar tidur di jam yang tidak sesuai akan terus berlanjut alias menjadi Habit.
__
Disinilah tugas kita sebagai ibu untuk melatih bayi baru lahir untuk mengatur waktu tidurnya dengan tepat sehingga mereka memiliki siklus jam tidur yang sama dengan kita.
Sebelum mengajak bayi tidur malam pastikan juga suhu ruangan tidur pas, tidak panas dan juga tidak terlalu dingin. Berikan sentuhan lembut dengan penuh kasih sayang karena bayi yang mendapatkan banyak sentuhan lembut dapat membantunya tidur lebih pulas dan nyaman.
Sebelum tidur, kita harus pastikan bayi telah mendapatkan ASI cukup terlebih dahulu sehingga bayi merasa kenyang.
Pastikan pakaian bayi ataupun popok dalam keadaan bersih serta kering.
Agar lebih nyaman, tak ada salahnya untuk memasang lampu redup. Hindari suara bising di area kamar tidur. Untuk lebih gampangnya saya memang membatasi aktivitas menonton televisi kepada keluarga saya hingga pukul 21.00 setiap harinya.
__
Kebiasaan itu akhirnya menjadi habit anak-anak saya hingga sekarang. Setiap harinya mereka selalu tidur malam maksimal pada jam 21.
Yup tidak dapat dipungkiri setiap hari, setiap jam kita sebagai orangtua sedang membentuk kebiasaan-kebiasaan dalam diri anak-anak kita, entah secara pasif ataupun aktif, yang nantinya akan menentukan seperti apa karakter dan perilaku mereka. Membentuk kebiasaan anak secara pasif kita lakukan lewat teladan kehidupan kita sehari-hari, sementara membentuk secara aktif kita kerjakan lewat disiplin.
Sehingga dapat disimpulkan disini bahwa membentuk sebuah Habit memerlukan waktu yang tidak singkat alias tidak bisa "Suddenly" . So...jangan pernah patah semangat ya Mom 💪
" Habits are formed by the repetition of particular acts."
* ilustrasi gambar dari google



Komentar
Posting Komentar