Kebutuhan vs Keinginan

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa untuk membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan bukanlah hal yang mudah. Sering kali kita terjebak dan menganggap apa yang kita beli sudah berdasarkan kebutuhan, baru setelahnya ketika saldo menipis dan disaat kita benar-membutuhkan sesuatu, kita kebingungan untuk mencari dananya. Finally...penyesalan pun datang 😁

Berikut 3 pertanyaan yang dapat kita tanyakan kepada diri kita supaya kita bisa membedakan antara Kebutuhan dan Keinginan:

1. Apakah benda tersebut kita butuhkan saat ini?

Jika iya, maka kita lanjutkan ke pertanyaan selanjutnya. Namun, jika tidak, maka sudah pasti benda itu hanya keinginan kita semata, sehingga sudah semestinya kita berpikir dua kali untuk memenuhi keinginan tersebut.

2. Bagaimana jika kita tidak membelinya saat ini?

Jika kita merasa tidak apa-apa, maka benda itu hanyalah keinginan belaka, bukan kebutuhan. Sehingga...kita mesti berpikir dua kali jika ingin membelinya. Jika kita tetap tidak bisa untuk tidak membelinya saat ini, maka kita lanjut ke pertanyaan ketiga.

3. Apakah harus benda itu? Apakah ada benda pengganti lainnya yang dapat memenuhi kebutuhan kita?

Jika masih ada benda pengganti lainnya, kembalilah ke pertanyaan pertama untuk benda pengganti tersebut. Jika tidak ada benda pengganti lainnya, itu artinya memang benda tersebut adalah benda kebutuhan kita saat ini.

Dengan membiasakan tiga pertanyaan tersebut sebelum memutuskan untuk membeli barang, setidaknya akan mengurangi hasrat kita untuk membeli barang yang hanya menuruti keinginan semata.

Salah satu cara untuk memprioritaskan kebutuhan, yaitu dengan membuat anggaran bulanan. Dengan anggaran bulanan, kita akan semakin fokus untuk berbelanja sesuai dengan kebutuhan. Misal, kita sebagai manusia memiliki kebutuhan akan makanan, maka kita akan membuat anggaran untuk menyediakan makanan yang tentunya besarannya akan kita sesuaikan dengan pendapatan yang kita miliki. Maka, melalui anggaran yang kita buat, kita akan dapat memutuskan apakah kita dapat makan dengan cara order restauran ataukah mesti cukup dengan memasak sendiri di rumah.

Sudah sewajarnya kita sebagai ibu rumah tangga diharapkan lebih bijak dalam mengelola keuangan keluarga, jangan sampai besar pasak daripada tiang karena hal ini akan memicu persoalan dalam rumah tangga.

*ilustrasi gambar dari google

*versi video Kebutuhan vs Keinginan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Money Manners dalam Pertemanan

Saya Selektif: Investasi Dengan Dana Minim

Investasi Untuk Generasi Milenial